Langsung ke konten utama

HADITS Kajian Hadits Arbain Nawawi oleh Ust. Firanda Andirja (6)

MENJAUHI PERKARA SYUBHAT

Sumber gambar: IG Jejak Shahabat

- 3 model perkara:

  * yg jelas halalnya: makanan/minuman2 halal, akad2 halal (jual beli, nikah)

  * yg jelas haramnya: 

      $ makanan/minuman seperti: babi, anjing, bangkai yg disembelih tanpa nama Allah

      $ akad2 seperti: riba, nikah mut’ah, jual beli barang tdk jelas

  * yg rancu/tdk jelas statusnya:

  $ makanan/minuman: kuda, kura2, buaya, ular laut

  $ akad: sewa menyewa yg ujungnya jd jual beli, transaksi dimana dibelikan dulu baru kmdn dijual dgn harga lbh tinggi

Sebab2 terjadinya syubhat:

   * yg kembali pd dalil2:

    $ penjelasan dr dalil tsb kurang tersebar, akhirnya yg tahu hanya sebagian org. Misal: musik itu haram

    $ dlm 1 permasalahan tdp 2 dalil yg mengharamkan dan menghalalkan. Maka hrs ditempuh metode pentarjihan (mana yg lbh kuat)

     $ persoalan yg tdk ada nash (dalil yg tegas), shg hukum diambil scr qias, mafhum, dll. Para ulama jd berselisih dlm hal ini. Misal: qunut Subuh, sholat Tahiyatul Masjid di waktu bada Ashar

 * yg kembali pd kondisi kenyataan yg terjadi

   $ perkataan seseorang yg tdk jelas hukumnya

   Misal: saat seseorg berkata ke istrinya, “Kamu haram bagi saya”, ada kemungkinan2: dzihar, talak 1, talak 3, atau ada maksud lain; shg status istrinya menjadi syubhat

   $ pekerjaan yg tdk murni halal. Misal: seseorg yg bekerja di toko yg menjual khamr, seseorg yg bekerja sbg notaris yg membuat akad riba

   $ undangan makan dr org yg tdk jelas penghasilannya. Misal: makanan dr org yg kerja di bank konvensional dan punya supermarket jg

   $ barang yg tdk jelas pemiliknya

- Sikap thd perkara2 syubhat:

  * bila kita tahu hukumnya dgn jelas, maka kerjakan berdasarkan ilmu kita. Misal: sholat jamaah secara berjarak di masa pandemi

  * bila kita tdk tahu hukumnya, maka sunnahnya adlh meninggalkan syubhat tsb. 

  Dalil: “Siapa yg meninggalkan syubhat, maka dia telah menyelamatkan agama dan harga dirinya”. 

  Krn jika ia kerjakan, “maka dia akan terjerumus dlm perkara yg haram” (krn terbiasa syubhat, maka lama2 terjerumus ke haram ATAU krn terus menerjang syubhat, pasti diantara syubhat2 tsb ada yg haram) “spt penggembala yg menggembala di sekitar daerah terlarang”

  “Siapa yg bertakwa meninggalkan syubhat, maka yg haram lebih mudah ia tinggalkan”.

Agar lbh mudah meninggalkan syubhat, maka perbaiki qalbu/hati kita. Kalau kita sering meninggalkan syubhat, akan semakin membersihkan hati kita jg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AQIDAH - Kajian Kitab Matan Al-Ushul Ats-Tsalatsah oleh Ust. Ahmad Zainuddin Al Banjary (2)

PERKARA ILMU - 3 landasan utama agama Islam:  mengenal Allah SWT, Rasulullah SAW, dan agama Islam - Ilmu: mengenal petunjuk, beserta dalil-dalilnya. - 2 hukum mempelajari ilmu agama:   * fardhu ain: wajib dipelajari setiap muslim yg akan melakukannya. Misal: ttg sholat, puasa, zakat, dll.   * fardhu kifayah: tdk wajib dipelajari setiap muslim. Misal: ttg hukum waris - Cara mengenal Allah SWT:   * melalui ayat2 syariah (Al Quran dan hadits)   * melalui ayat2 kauniyah (alam semesta, termasuk: bumi, air terjun, diri kita sendiri, dll) - Cara mengenal Rasulullah SAW:  melalui apa yg Beliau bawa, sampaikan, perintah2nya, dan larangan2nya - Cara mengenal agama Islam:    * menjadikan Allah SWT satu2nya yg diibadahi    * tunduk patuh pada Allah SWT    * berlepas diri dari kesyirikan - Agama harus diyakini dari hati, tdk boleh taklid (mengikuti secara buta) dan berdasar dalil naqli.

HIDAYAH

                                            Sumber gambar: Kisaran Mengaji Semula saya berpikir bhw sooner or later semua muslim akan menyadari bhw ia akan meninggalkan dunia fana ini, shg ia harus mempelajari dan mengamalkan ilmu agama. Namun bbrp hari yg lalu, saya melihat di IGLive seorg ibu/nenek muslimah, yg menyatakan bhw agamanya hanya utk identitas di KTP, bhw dia pernah mempelajari (bahkan mengamalkan) semua agama, hingga ia bisa MENYIMPULKAN BHW SEMUA AGAMA ITU SAMA, yaitu sama2 mengajarkan kasih sayang, kedamaian, kebahagiaan.  Ia secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya dgn ajaran Islam bhw seorg anak perempuan muslimah, saat menikah, harus diwakili oleh ayah kandungnya (saat itu ia merespon pertanyaan dr anak yg ayahnya tdk pernah merawatnya). Juga bahwa selama anak keturunannya sdh mandiri, ia akan membebaskan mereka utk memilih agama dan orientasi seksual...

HADITS Kajian Hadits Arbain Nawawi oleh Ust. Firanda Andirja (1)

URGENSI NIAT Sumber gambar: IG Jejak Shahabat - Amal yg dianggap oleh Allah jika niatnya krn Allah SWT - Setiap org mendapat apa yg dia niatkan - Hijrah artinya meninggalkan:    * suatu tempat ke tempat yg lain (tdk aman → aman, negara kafir → negara Islam)    * amalan yg buruk - Hijrah bisa karena: Allah+Rasul atau dunia+wanita - Fungsi niat dlm amalan: sbg pembeda:   * antara amal dgn amal yg lain: antara ibadah 1 dgn yg lain, mis: sedekah - zakat; antara ibadah dgn adat, mis: mandi biasa - mandi junub   * antara ikhlas atau tdk: krn Allah atau krn selain Allah (dunia, meraih pujian). - Hukum amal saleh tercampur riya:   * tercampur sejak awal → gugur → hrs taubat   * tercampur di tengah2      $ jika dilawan dan berhasil/tdk berhasil mengusir : pahalanya selamat      $ jika dibiarkan saja: pahalanya antara gugur dan tdk gugur (dianggap tdk gugur krn awalnya sdh ikhlas)    * muncul belakangan (setlh ber...