BAHAYA BID’AH
Sumber gambar: IG Jejak Shahabat
- 2 syarat diterimanya amal soleh:
* ikhlas kpd Allah (batin)
“Amalan tergantung niatnya”
* amal tsb sesuai syariat (lahir)
“Siapa yg mengada2kan pd urusan kami ini, apa yg bukan bagian darinya, maka tertolak”
“Siapa yg mengerjakan suatu amalan yg tdk Kami perintahkan, maka tertolak”
- Oleh krn itu, Nabi menyuruh kita beribadah sesuai dgn yg Beliau contohkan:
“Sholatlah kalian sebgmn aku sholat”
“Ambillah dariku tata cara manasik haji kalian”
- Model2 perkara yg tdk sesuai syariat:
* ibadah:
$ melakukan yg sama sekali tdk diperintahkan, misal: beribadah dgn menjemur diri di bwh matahari, tdk memakai penutup kepala diluar haji/umroh, ibadah dgn memainkan alat musik, ibadah dgn berjoget
$ melakukan ibadah yg dilarang scr khusus, misal: puasa di hari raya, sholat di waktu terlarang
$ asalnya merupakan ibadah yg disyariatkan, tp terdapat pelanggaran:
# pelanggaran yg menjadikan ibadah tsb tdk diterima krn tdk sesuai rukun/syarat, misal: sholat dgn pakaian bernajis, sholat Dzuhur 5 rakaat, sholat seblm mandi junub
# pelanggaran yg hanya mengurangi, tp masih sah, misal: sholat dlm kondisi isbal (celana/sarung di bawah mata kaki), sholat tdk berjamaah di masjid dgn tanpa uzur
$ asal ibadahnya ada, tp dimodifikasi (bid’ah), misal: sholat roghoib (12 rakaat bada Maghrib pd mlm Jumat pertama bln Rajab), sholat mlm Nisfu Syaban, sholat mlm Arafah
* muamalah
$ mengubah hukum hudud.
Contoh: hukum berzina diganti dengan denda uang
$ berkaitan dgn akad2 (transaksi)
# jika pelanggaran tsb berkaitan dgn hak Allah, maka tdk sah
Contoh: akad transaksi riba, akad zina, akad nikah diantara mahram, jual beli khamr
# jika pelanggaran berkaitan dgn hak manusia, bisa sah kalau yg didzalimi meridhoi
Contoh: org yg ridho walau tertipu saat membeli barang dgn iklan yg menyesatkan, org yg ridho setlh menjual barang dgn harga murah krn ditipu.
Komentar
Posting Komentar